Rabu, 03 Juni 2009

Gerhana, Gempa, Perang dan Salat Kusuf

Gerhana, Gempa, Perang dan Salat Kusuf
Mawlana Syaikh Nazim Adil al-Haqqani an-Naqshbandi qs


Bismillahir Rohmaanir Rohim

Habis Gerhana selalu ada pukulan 2-3 detik dan 100.000 orang berada di bawah pengaruhnya sekarang? Setelah Gerhana pasti ada sesuatu? Perang akan segera datang! Peradaban manusia tidak akan menjadi seperti hari-hari sebelumnya. Kini, seperti daun yang menguning dan gugur, mereka segera rontok, satu setelah yang lain.

Pada tanggal 29 Maret 2006, gerhana matahari terlihat di Siprus pada siang hari. Mawlana Syekh Nazim ق memerintahkan semua orang yang berada di sana untuk melakukan salat atas peristiwa gerhana (Salat Kusuf) ini selepas Salat Zuhur. Syekh Adnan ق memimpin pelaksanaan salat.

Pada rakaat pertama, beliau membaca Surat al-Fatihah, dilanjutkan dengan Yasiin, ar-Rahmaan, dan al-Waqiyah sedangkan pada rakaat kedua, beliau membaca Surat al-Fatihah yang dilanjutkan dengan Surat al-Mulk, al-Insan, an-Naba serta beberapa surat pendek. Setelah salat mereka melakukan zikir yang panjang yang menekankan pada istighfar (memohon ampun pada Allah) sampai gerhana berakhir.

Sehari sebelumnya Mawlana Syekh Nazim ق meminta murid-muridnya untuk tidak keluar rumah lebih dari seperlunya. Beliau juga meminta murid-muridnya untuk memberikan sedekah lebih banyak dari biasanya. Juga agar Salat Kusuf dilakukan sebanyak 2 rakaat (tidak perlu mengumandangkan azan untuk salat ini, tetapi lebih baik jika dilakukan secara berjamaah, Mawlana meminta agar salat dilakukan pada pukul 13.30).

Pada setiap rakaat, dibaca Surat al-Fatihah sekali, kemudian Surat al-Ikhlash 100 kali. Ketika ruku, ucapkan, ‘Subhaana rabbiyal azhiim' dan setiap kali sujud dibaca, ‘Subhaana rabbiyal a’la' 100 kali. Setelah salat baca selawat seperti, ‘Allaahumma shalli `ala Sayyidana Muhammadin wa `ala aali Sayyidana Muhammad’ 100 kali atau lebih. Jangan menatap ke langit untuk melihat gerhana!

Sekarang mereka orang-orang sangat takut ketika terjadi gerhana matahari.
Mereka ketakutan! Sebelumnya mereka berkata: “Tidak ada akibat dari gerhana matahari bagi bumi”, tetapi lewat 50 tahun yang lalu atau meemasuki abad ke 20 mereka mengambil pelajaran bahwa sesuatu selalu terjadi setelah sebuah gerhana, bulan atau matahari, tetapi terlebih lebih gerhana matahari. Mereka telah mencobanya.

Pada permulaan bulan suci Ramadhan ini terjadi gerhana matahari. Bahkan di sekolah-sekolah di Syria ditutup, karena betul-betul gelap dan para siswa bisa terancam bahaya dan tepat setelah ini terjadi, terjadi gempa bumi. Dan sebelum yang lain, sebuah gerhana bulan total telah datang dan muncul Tsunami. Langsung datang! “…wa idha biharu-l fujjirat”…dan kemudian “sujjirat” juga. Qur’an suci berfirman: “(Akan) datang kepada manusia pada suatu masa bahwa laut akan meluap dan membuat gelombang besar dan kekacauan pada benua, pada peradaban manusia.” Dan ini semua telah terjadi!

Kemudian, pada tahun 1991 atau tahun 1995, bulan Agustus, terjadi gerhana matahari total. Saya shalat berjam-jam sampai gerhana matahari selesai; Saya shalat di sini dengan jamaah Darwish saya dan ini telah lewat dan sangat lama. Dan kemudian terjadi gempa bumi, kalian tahu mungkin setengah juta orang meninggal dunia, tetapi pemerintah tidak berkata sejujurnya! Di Turkey ini terjadi. Mereka telah mengambil pelajaran!

Dan kini terjadi lagi! (Dan) kini mereka berkata (juga): “(Pada) 29 Maret (akan terjadi) Gerhana Matahari total”, dan (juga) orang-orang sekarang ketakutan,karena (mereka) tinggal di bangunan beton. Dan saya berkata: “Merendahlah! Jangan Meninggi seperti Nimrod!” Nimrod membangun menara yang tinggi. “Hai Manusia, kalian terlalu angkuh, merendahlah!”

Lihatlah dimana-mana mereka menghancurkan rumah-rumah kuno, kemudian membangun bangunan tinggi dan membangun blok-blok beton dan kemudian nbangunan tersebut runtuh ketika terhadi gempa bumi - beton membuat mereka seperti roti jala, Roti Gepeng dari India. Di India orang-orang dalam waktu beberapa jam menjadi sperti roti gepeng. Gempa bumi membuat bangunan tinggi bergoyang dan kemudian runtuh. Ya karena semua adalah bangunan beton yang berbahaya. Kemudian saya katakan kepada orang-orang: “Hai orang-orang, tinggalkan itu gedung beton! Tinggalkan apartemen-aparteman kalian, buatlah rumah dari tanah liat, batu bata, dan buatlah satu atau dua tingkat saja dimana lantai atasnya dari kayu.”

Saya mencoba untuk membuat di sini sebuah zawiyah pusat dzikir baru terbuat dari batu bata dari tanah. Saya tidak suka bangunan beton yang mereka buat di sebelahnya, tetapi salah satu saudara kita yang kurang mengerti telah membuat bangunan beton ini tanpa meminta ijin dari saya. Saya akan naik ke atas gunung untuk membuat sebuah (pusat dzikir di sana dari rumah tanah liat /batu bata. Sehingga jika ada gempa datang seperti ini (menggoncang rumah dari sisi-sisnya), rumah tsb tidak bergerak, dan jika gempa itu datang seperti itu (dari dalam tanah), juga tidak akan terjadi apa-apa.

Ya karena rumah itu dibangun dengan konstruksi kayu ini, bukan beton. Jika ada yang mau membangun bangunan beton di sana, Saya akan melemparkannya: “Pergi ke India, buat bangunan beton di sana!”Setiap kota kuno musnah, desa kuno musnah, Semua orang membuat rumah dari beton. Dan ini akan terjadi dimana-mana gempa bumi yang akan menghancurkan bangunan apartemen, hotel dan seluruh bangunan beton. Dan ini akan terjadi juga di Iran. Kalian harus kembali kepada alam.

Saat ini semua orang takut akan Flu burung. Dan mereka menyuntik burung-burungnya dengan anti virus, tetapi kenyataannya seluruh dunia penuh dengan flu burung. Jika kaliam mau berpikir maka ini adalah salah satu tanda dari surga, satu sinyal dari Allah. Kalian piker dengan membakar seluruh burung-burung itu kalian dapat mencegahnya. Haram untuk membakar mahluk hidup, seluruh kitab suci mengharamkan membakar mahluk hidup. Bahkan kalian diharamkan untuk membakar seekor semut. Tetapi mereka tetap membakar jutaan burung untuk sesuatu yang percuma. Mereka adalah atheis, mereka mengatakan tak ada Tuhan. Astaghfirullah!

Allah akan menghukum manusia ini, dan kemarahanNya akan segera datang. Dia sanggup menciptakan virus lain yang akan memusnahkan manusia dimana dalam waktu 24 jam setengah dari penduduk bumi akan musnah. Berhati-hatilah. Datang dan terimalah kebenaran Allah. Jangan percaya dengan para scientis atheis itu. Dengarkan kata-kata Allah dalam kitab suci. Dengarkan peringatan surga, karena jika kalaian mengabaikannya maka kalian akan musnah. Tak seorangpun mampu menyelamatkan kalian.

Maka mohonlah ampunan Allah, jangan ikuti setan, setan akan berbuat apapun untuk menyelewengkan kalian dari perintah Allah. Rahmat Allah hanya akan datang setelah ampunannya. Maka pertama kita harus memohon ampun atas segala kekufuran kita, atas segala ide buruk dan kesalahan perbuatan kita yang melanggar semua laranganNya dan mengabaikan perintahNya. Maka Allah akan mengampuni taubat kalian kemudian Dia akan menyelamatkan kalian.

Mudah-mudaham Allah memberkahi seluruh mahluk, atas kemuliaan Sayidina Muhammad sallallahu alaihi wassalam kekasihNya. Fatihah.

Wa min Allah at Tawfiq

wasalam, arief hamdani
www.rumicafe.blogspot.com



Sumber :
milis muhibbun_naqsybandi@yahoogroups.com
posted by Arief Hamdani

Ya Ghulam! Bentuklah Pikiran Kalian sehingga Para Wali Dapat Membukakan Pintu-pintu Pengetahuan Surgawi

Ya Ghulam! Bentuklah Pikiran Kalian sehingga Para Wali Dapat Membukakan Pintu-pintu Pengetahuan Surgawi
Mawlana Syaikh Hisyam Kabbani qs
Hari Minggu, 28 September 2008
Burton, Michigan-Amerika Serikat
Diambil dari SufiLive.com


Nawaytul-arba'in,
nawaytul-'itikaaf,
nawaytul-khalwah,
nawaytul-riyaadha,
nawaytus-suluuk,
nawaytul-'uzlah lillahi ta'ala fii hadzal-masjid.

A'udzu billah min asy-syaitan ir-rajim. Bismillahir-Rahmanir-Rahim. Ati' Allah wa ati' ar-rasula wa ulil-amri minkum

Apakah kalian dewasa atau masih anak-anak? [Anak-anak!] [Seorang anak muda berkata "Anak-anak"]. Selama mengikuti Sunnah Rasulullah SAW, kalian berada dijalur kedewasaan. Jika tidak mengikuti Sunnah Rasulullah SAW , kita berada dijalur anak-anak. Jadi, kalian pilihlah. Kalian ingin berada dimasa dewasa atau anak-anak. [Dewasa] [Masa dewasa]

Kekanak-kanakkan tidak lebih baik karena tidak ada tanggung jawab. Sedang kedewasaan terlalu banyak tanggung jawab. Namun jika ingin berada bersama Rasulullah SAW di dunya dan akhirat, kalian harus bersama oran-orang yang dewasa. Jika ingin bersama seluruh umat manusia yang lain -elemen normal yang umum-, maka jadilah anak-anak. Jadi, wali mengajari para muridnya. Nasehat dari awliyaullah kepada para muridnya adalah mengatrol masalah daro ego kalian. Karena ego kita adalah punuk besar yang menempel pada punggung kita. Dan kita tidak melihatnya. Kita hanya melihat punuk orang lain saja.

Itulah mengapa pada satu hari, Sayyidina Abdul-Khaliq al-Ghujdawani Qaddasallahu Sirrahu –beliau masih keturunan dari Rasulullah SAW dan salah satu wali utama dari thariqah Naqsybandi- berkata kepada para pengikutnya. Ada seorang murid yang sering kali beliau beri kesulitan. Awliyaullah senang memberi kesulitan kepada satu atau dua orang muridnya –selalu. Awliyaullah terus memberi kesukaran pada murid mereka. Yang kalian bisa lihat hanya 2, 3, 4, 5 orang yang terus diberi kesukaran oleh awliyaullah. Itu artinya kalau mereka begitu dekat dengan sang Syaikh, begitu dekatnya sehingga sang Syaikh tenang sekali ketika "memberi kesulitan" dengan kata-kata yang keluar dari mulutnya. Kalau orang lain mungkin sudah kabur.

Jadi, satu hari beliau berkata kepada salah seorang muridnya bahwa sedang memberikan kesulitan kepada muridnya tersebut, "Aku ingin kau pergi ke pemakaman dan mengambil beberapa pelajaran." Muridnya menjawab, "Sudah menjadi tanggung jawab aku, wahai Syaikhku! Anda mengirim saya ke pemakaman, saya akan pergi ke sana." Si murid pun berangkat ke pemakaman, berziarah bagi yang telah meninggal dunia. Dia mendapati pintu pemakaman terkunci. Dan ada seseorang yang sedang duduk diatas pintu pemakaman. Orang itu bertanya, "Oh! Apa yang Anda lakukan disini?" Si murid tidak menjawab, "Oh, tinggalkan aku sendiri!" namun bicara dengan adab yang baik, "Saya datang untuk berziarah."

"Baiklah, silahkan masuk."

Si murid berkata, "Pintunya tertutup."

Orang tersebut menanggapi, "Tidak, pintunya terbuka."

Dan pintu pemakaman terbuka. Orang tersebut adalah Sayyidina Khidr. Keduanya masuk ke dalam pemakaman dan makam pertama yang didatangi adalah makam seorang ulama berumur 85 tahun. Dan kalian tahu, saat ini apabila murid diberi suatu perintah oleh sang Syaikh, murid itu merasa dirinya bagaikan burung merak. "Sang Syaikh memberiku perintah sekarang, saya begini, saya begitu…lebih besar dari seluruh dunia."

Kalian berdua.

"Nama saya Antar ibn Shaddad. Saya ke sini karena sang Syaikh memberi saya perintah."

"Apa, sang Syaikh memerintahkanmu? Dia ingin memotong-motongmu."

Jadi, dia duduk dimakam, membaca Fatihah dan berdo'a. Orang yang dipagar berkata, "Jangan, jangan, jangan. Anda tidak perlu berdo'a." Orang yang dipagar adalah Sayyidina Khidr namun si murid tidak tahu. Sayyidina Khidr berkata, "Jangan, Anda tidak perlu berdo'a. Orang tersebut sudah suci; dia meninggal dunia waktu masih kecil."

Si murid menanggapi, "Tidak, Anda salah; umurnya 85 tahun."

Sayyidina Khidr berkata, "Bukan, umurnya 2 tahun."

Apakah yang akan kita lakukan bila hal itu terjadi? Kita akan mengutuknya dari ayah hingga ke seluruh nenek moyangnya. Jika memegang sebilah pisau, kita akan menusuknya. Si murid berkata, "Laa hawla wa laa quwwata illaa billaahil 'aliyyil 'azhiim" lalu berkata lagi, " Sudahlah, saya akan melanjutkan ke makam berikutnya." dan makam itu sangat bagus, dihiasi dengan 2 buah nisan dan tanaman hijau yang sangat indah. Seperti Sunnah Rasulullah SAW.

Kemudian si murid melihat nama seorang wali yang meninggal di usia 75 tahun. Sayyidina Khidr berkata, "Orang itu seperti yang lainnya, namun yang ini sedikit lebih tua. Umurnya adalah dua setengah tahun."

Kini, si murid tidak senang. Dalam hatinya terus bertentangan, haruskah dia berteriak atau tidak. [Dia berkata dalam hati:] "Tidak apa-apa. Syaikh mengutus saya untuk berziarah dan belajar. Biarpun mereka sangat tua atau pun baru berumur 2 tahun, bukan masalah." Jadi, satu makam ke makam lain yang terlihat dan orang misterius itu terus memberitahu kalau tidak seorangpun dari mereka mencapai kedewasaan. Umur tertinggi mereka adalah 9 tahun. Sehingga, murid itu tidak ingin berargumentasi. Dia pun kembali ke Syaikhnya.

"Apakah kamu sudah berziarah?"
"Na'm ya sayyidii. Saya telah berziarah kepada semua ulama ini dan memperoleh banyak pelajaran."

Dan siapa yang ada disana? Duduk disamping sang Syaikh -Sayyidina Abdul-Khaliq al-Ghujdawani Qaddasallahu Sirrahu- dan menyelubungi dirinya sendiri duduk disamping, turut mendengarkan tapi menyelubungi dirinya.

Kemudian Sayyidina Abdul-Khaliq al-Ghujdawani Qaddasallahu Sirrahu bertanya lagi, "Apakah kau bertemu dengan orang lain disana?"

"Ya, saya bertemu seseorang. Namun saya tidak mengerti apa yang dikehendakinya."

Sesaat kemudian Sayyidina Khidr menampakkan dirinya ke si murid. Si murid berteriak, "Ini dia orangnya! Tangkap dia sebelum melarikan diri. Dia menyulitkan saya. Dia telah berkata kalau tiap wali umurnya 2, 3, 4, 5 tahun padahal mereka semua berumur 65, 75, 85 tahun."

Kemudian Sayyidina Khidr berkata kepada sang Syaikh, "Oh Abdul-Khaliq al-Ghujdawani, murid itulah yang terburuk yang pernah aku lihat sepanjang hidupku. Dia tidak punya satu kearifan pun. Aku memberitahu umur mereka dan dia tidak mau mendengarkan apapun yang aku beritahukan. Dia sampah!"

Jika hal itu terjadi kepada kalian dihadapan Syaikh kalian, apakah yang akan kalian lakukan? Kalian akan berusaha membela diri. Namun mereka tidak mendengarkan pembelaan diri kalian. Jangan pikir kalian akan diberikan gula-gula dan permen saat di bay'at. Mereka akan memberi kalian Zaqqum. Lidah itu, ini dan yang lain dapat membuat kalian masuk ke dalam api neraka.

قال رسول الله : من يضمن لي ما بين لحييه وما بين رجليه أضمن له الجنة.

Rasulullah SAW bersabda, "Siapa yang memberi jaminan kepadaku untuk memelihara di antara rahangnya (mulut) dan di antara kedua pahanya (kemaluan) niscaya aku menjamin baginya surga."

Kemudian Sayyidina Abdul-Khaliq al-Ghujdawani Qaddasallahu Sirrahu mulai mencerca murid tersebut dan berkata, "Wahai saudaraku, aku mengutusnya untuk memotong kayu dan ke pemakaman dan … agar dia tidak mengotori saudara-saudara seperguruannya yang lain. Dialah murid terburuk yang aku punyai."

Mereka berdia mengutuk dan melihat ke dalam hati si murid, bagaimana hatinya mulai berubah. Ketika sang Syaikh dan Syaikh lain berteriak dan mempermalukan kalian didepan banyak orang, matilah kalian. Keraguan-raguan mulai masuk ke kalian dan kau berkata, "Saya tidak melakukan apa-apa. Mereka ingin menyalahkanmu atas sesuatu yang tidak kamu lakukan agar dapat membuka pintu kesabaran bagi kamu."

Inilah bagaimana cara mereka membukakan pintu surga kepada kalian. Inilah bagaimana mereka membukakan pintu-pintu pengetahuan. Mengapa orang-orang ini pergi ke atas –mengapa mereka menyebut para pendaki gunung? Mereka mendaki dan mungkin saja tewas diatas sana.

Mereka mendaki ke atas dan ke atas dan ke atas gunung. Mereka tahu sulitnya namun mereka
They are going up and up and up on mountains and they know it is difficult but they like to go up in order that they say about them that they reached it. And how much difficulty they encounter to do that? And when they reach the top they will feel as if the whole dunya opened before them.

Awliyaullah punya gunung dan ingin kalian mendakinya untuk akhirat. Dan awliyaullah disana membukakan kepada kalian penglihatan-penglihatan yang tidak bisa kalian bayangkan. Dan kedua berteriak dan mengutuk si murid. Murid itu tidak mendengarkan apa-apa seakan-akan dia tuli. Hatinya terhubung kepada Syaikhnya. Hatinya tidak melihat Khidr atau bukan Khidr. Dia hanya melihat hati Syaikhnya dan cintanya kepada hati sang Syaikh. Dan mereka bedua terus memberikan saat-saat yang makin sulit sampai kemudian Rasulullah SAW muncul. Beliau berkata, "Cukup dan ini sudah berlebihan. Jika kalian memotongnya sekalipun, cintanya tidak akan berubah. Berilah dia apa yang menjadi miliknya."

Inilah bagaimana awliyaullah "membangun" kalian. Awliyaullah tidak ingin "membangun" kalian pada ego diatas ego. Jika awliyaullah "membangun" kalian diatas ego, maka akan gagal.

Para kontraktor membangun gedung menggunakan baja dan semen. Jika tidak, gedungnya akan merosot. Mereka tidak ingin membangun kalian pada ego diatas ego. Kemudian tembok dari gedung akan berjatuhan. Jadi dia berkata, Ya Ghulam! Kalian semua melihat murid mengenakan turban. Turban yang mereka pakai semuanya besar. Kalian lupa dengan seluruh laki-laki tua ini yang berumur 85, 95 tahun. Mereka semua duduk bersama-sama dan menikmati suasana. Turut berfoto sambil tersenyum. Mereka semua ini berturban besar. Kita semua berturban besar.

Rasulullah SAW berkata, "Sudah, sudah. Selesai. Kau berikanlah apa yang menjadi miliknya. Tidak ada lagi ego, hatinya terhubung kepadamu. Itulah mengapa mereka berkata, "Ghulam, ghulam." Jangan pikir kalian telah mencapai tingkat tertinggi, kalian masih anak-anak. Kita masih ditingkat kanak-kanak.

Oh ghulam! Jika kalian tidak membawa Islam –pada basis yang sesungguhnya-, tidak membawa iman dan tidak membawa ihsan -Islam adalah kerangka dasar dari 5 rukun-, maka selama berjuang didalamnya kalian adalah ghulam, kalian tidak bisa lebih tinggi dari tingkat tersebut. Jika tidak mempunyai Islam dalam hati kalian, dihati kalian tidak ada iman. Jika tidak ada iman dalam hati kalian, maka tidak ada kesempurnaan dalam hati kalian. Jika tidak ada iman, maka tidak ada ma'rifat dalam hati kalian. Jika Islam kalian sempurna sepenuhnya, maka artinya kalian berserah.

Orang ini setiap hari memberitahu temannya untuk hadir disini pukul 4:30. Pukul berapa dia datang? 4:45. Akhirnya, satu orang ini angkat kaki. Dia tidak mau menunggu lebih lama lagi. Dia datang tanpanya. Orang ini adalah ujianmu di bulan Ramadhan. Jika pasrah, kalian akan memperoleh milik kalian.

Mereka tidak melontarkan pertanyaan kepada kalian selama bulan Ramadhan dan membiarkan kalian mengeluh dan mengeluh dan mengeluh karena mereka ingin memberi ganjaran kepada kalian. Namun kalian tidak sanggup menjaganya. Minggu kemarin kalian selesai. Kalian memiliki letupan dalam diri kalian. Kalian kehilangan milik kalian. Orang ini sangat dekat dengan saat-saat Mawlana akan membuka hatinya. Mereka mengirim orang ini sebagai sebuah ujian kepada kamu. Dan jika orang itu sabar terhadap kamu dan datang lebih cepat dari waktu yang ditentukan, maka dia akan memperoleh apa yang menjadi miliknya. Namun kalian berdua kehilangan hal itu. Mereka menjadikan kalian malas untuk memperolehnya …

Kalian lihat bagaimana awliyaullah bekerja. Awliyaullah menggunakan cara-cara yang licin. Dia tidak pernah memikirkan tentang hal itu. Dia datang dengan bahagia, mengeluh tentang kami. Dan yang satu bahagia karena menganiaya yang lain.Jadi, mereka berdua tersesat. Ini hanya sebuah contoh. Berhati-hatilah, kalian tidak tahu dimana mereka bersembunyi dari kalian, bisa dibelakang pintu dan … Itulah mengapa -oh ghulam- jangan pikir menggunakan nalar. Sampai awliyaullah membangun nalar kalian.

Wa min Allah at-taufiq, bi hurmatil Fatiha.



Sumber :
milis muhibbun_naqsybandi@yahoogroups.com
posted by Sri Rahayu Handayani

Khutbat al-Jum'at: Rasulullah Sallallahu 'Alayhi Wasallam Memberikan 3 Buah Jenis Pengetahuan

Khutbat al-Jum'at: Rasulullah Sallallahu 'Alayhi Wasallam Memberikan 3 Buah Jenis Pengetahuan

Mawlana Syaikh Hisyam Kabbani
Hari Jum'at, 9 Januari 2009
ASIM. Burton, Michigan-Amerika Serikat
Diambil dari SufiLive.com


Bismillahir Rahmaanir Rahim

Wahai Muslim, orang-orang beriman! Ini adalah bulan Muharram al-Haraam, suatu bulan dimana Allah SWT melarang segala jenis pertikaian. Bulan ini merupakan salah satu bulan dimana kita dilarang membunuh apapun, tidak membunuh seekor cacing bahkan semut. Terutama ketika kalian berada di Mekkah atau Madinah.

Ini bulan dimana Allah SWT telah memerintahkan para hamba-Nya untuk berdamai, karena bulan ini merupakan awal tahun, tahun yang Allah SWT kehendaki bagi kaum beriman kepada-Nya dan tahun Hijrah. Pada bulan inilah Rasulullah SAW bermigrasi dari Mekkah ke Madinah. Ketika beliau dianiaya di Mekkah dan Allah SWT memerintahkannya untuk meninggalkan kota tersbut dan bertolak ke Madinahh al-munawwarah dan beliau pun membangun kota Madinah. Beliau akan membangun pesan Islam yang pertama kali tumbuh dengan subur di Mekkah dan kemudian tumbuh dengan subur di Madinah. Lalu tumbuh dengan subur ke seluruh pelosok dunia.

Di bulan ini, janganlah kita lupakan salah satu cucu Sayyidina Muhammad SAW yaitu al-Hussain Alaihissalam dari ayahnya yang bernama Sayyidina 'Ali bin Abi Thalib Alaihissalam dan ibunya adalah Fatima az-Zahra Alaihissalam. Dan kakek al Hussain Alaihissalam adalah Sayyidina Muhammad SAW. Al Hussain Alaihissalam datang untuk mendukung kaum beriman dan apa hasilnya? Mereka membunuh beliau. Dan bukan hanya membunuh, mereka memutilasi tubuhnya. Itulah mengapa Allah SWT tidak senang dengan siapa pun yang saling bunuh. Dan hari ini, kita melihat pembunuhan dan pertumpahan darah diseluruh dunia.

Kita melihat masalah ini pada sebagian besar negara di seluruh dunia dan masalah ini dapat dihentikan dengan beriman kepada agama Allah yaitu Islam. Islam melarang siapapun untuk menyerang orang/kelompok lain tanpa satu alasan pun.

Sayyidina Muhammad SAW telah membawa Islam sebagai sebuah pesan perdamaian; sebagai sebuah pesan yang menyebar ke semua orang; sebagai sebuah pesan untuk membawa manusia ke Surga. Bukan sebagai sebuah pesan untuk pertumpahan darah.

كُلُّ حِزْبٍ بِمَا لَدَيْهِمْ فَرِحُونَ

kullu hizbim bi maa ladaihim farihuun - Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka. [Al Mu'minuun (23):53 dan Ar Ruum (30):32]

Tiap golongan senang dengan apa yang mereka miliki. Islam terbagi menjadi golongan-golongan. Bukannya bersatu, malah berkelompok-kelompok. Bukannya berada pada satu tangan, malah menjadi ratusan dan ribuan tangan.Tiap golongan dengan idenya masing-masing, saling bertikai dan berusaha saling menyisihkan.

Dalam berbagai kasus, kita tidak akan melanjutkan subyek itu. Namun kita memohon kepada Allah SWT karena banyak orang diseluruh dunia yang berusaha menghentikan pertumpahan darah itu untuk memastikan tidak seorangpun terbunuh tanpa alasan.

Semoga Allah SWT mengirimkan rahmat-Nya pada hati para ibu, ayah, saudara, saudari dan kerabat yang kehilangan orang-orang yang mereka sayangi.

Sebagaimana sudah saya sebutkan bahwa inilah bulan penuh godaan dan kita harus berusaha sebaik mungkin melakukan ibadah yang terbaik untuk mereka yang sudah meninggal dunia dan mengirimkan semua jenis ibadah yang kita lakukan untuk mereka sehingga Allah SWT akan mengampuni mereka dan kita.

Allah SWT telah memberikan Sayyidina Muhammad SAW pengetahuan, sebagaimana disebutkan dalam hadis Rasulullah SAW:

قال صلى الله عليه وسلم وسألني ربّي فلم أستطع أن أجيبه عزّ وجلّ فوضع يده سبحانه وتعالى بين كتفيّ بلا تكييف ولا تحديد أي يد قدرته تعالى لأنّه سبحانه منزّه عن الجارحة فوجدت بردها فأورثني علم الأوّلين والآخرين وعلّمني علوما شتىّ .فعلم أخذ عليّ كتمانه إذ علم أنّه لا يقدر على حمله غيري، وعلم خيّرني فيه، وعلم أمرني بتبليغه إلى العامّ والخاصّ من أمّتي وهي الإنس والجنّ والملائكة

Falam ukhidh 'ala kitmaanahu idha 'alam annahu la yaqdir 'ala hamlhi ghayree. Bahwa ketika Allah SWT bertanya kepada beliau, wa sa'alanee rabbee wa lam astati' an ujeebah. Allah SWT bertanya kepada Rasulullah SAW dan beliau tidak sanggup menjawab. Allah SWT bertanya tentang sesuatu yang spesial. Kemudian Allah SWT menaruh tangan-Nya diantara 2 buah bahuku bi latakeefin wa la tahdeed. Itu artinya bahwa kekuatan Allah SWT sudah diletakkan pada bahu Rasulullah SAW. Wa wajata bardaha. Itu artinya beliau merasakan sesuatu yang sejuk, menyenangkan, kedamaian, "Ketika manisfestasi/tajalli dari Tangan Allah SWT berada diantara bahuku kemudian Allah SWT mewarisiku 'uluum al-awaliin wal-akhiriin."

Beliau tidak mengatakan, "Allah SWT telah memberikannya kepada saya" atau "Allah SWT telah mengajari saya pengetahuan sebelum dan sesudah." Beliau mengatakan, "mewarisi kepada saya." Ketika kalian memberikan warisan kepada seseorang, artinya meneruskan apa kalian miliki atau apa yang ingin kalian berikan kepada orang itu untuk dimiliki. Bukan apa yang kalian telah ajarkan. Bukanlah sesuatu untuk diajarkan, tapi diwarisi. Saya dapat mengajarkan kalian semuanya sepanjang hari, tetapi saya tidak bisa mewarisinya kepada kalian. Apabila saya mewarisi sesuatu lalu saya tidak punya apa-apa lagi, itu bukanlah milik saya lagi.

Jadi, Dia SWT menjadikan beliau SAW sebagai wakil-Nya. Menjadi khalifah, khalifatullah 'ala al-ardh. Menjadi khalifah dimuka bumi. Perwakilan yang tidak Allah SWT berikan kepada siapapun. Dia memberikan kepada beliau SAW 'uluum al-awwaliin wal-akhiriin. Siapakah awwaliin itu? Itu artinya pengetahuan tentang segalanya sebelum waktunya datang. Itu artinya sewaktu beliau mewarisinya, semua pengetahuan itu sudah datang sebelumnya. Apakah pengetahuan itu? Artinya pengetahuan dari awal penciptaan. Jadi, beliau mewarisi pengetahuan sejak awal penciptaan. Dan 'uluum al-akhiriin, adalah pengetahuan sesudah dunia berakhir. Pengetahuan hingga masa keabadian. Sebanyak yang Allah SWT kehendaki untuk diketahui oleh Rasulullah SAW. Allah SWT menjadikan beliau sebagai hamba Allah SWT. Untuk memastikan agar tidak mengacaukannya. Beliau bahagia menjadi hamba Allah SWT yang sempurna, beliau bahagia menjadi 'abd.

Allah SWT memberikan segalanya. Jadi, pada tiap kesempatan pengetahuan baru keluar dan mewujud (tajalli) pada Rasulullah SAW.

Lalu, he said, "thumma 'alamanee 'ulooman shatta – Dia mengajariku banyak pengetahuan berbeda." Pengetahuan-pengetahuan yang sedang saya bicarakan. Tidak seorang pun yang tahu. Satu jenis pengetahuan, Dia wariskan kepada Rasulullah SAW. Dan satu lagi Dia ajarkan kepada Rasulullah SAW. Pengetahuan yang Dia wariskan tidak pernah didiskusikan oleh Rasulullah SAW. Wa 'alamanee 'ulooman shatta. .. Dia SWT sudah memisahkan pengetahuan itu jadi 3 kelompok berbeda. La yaqdiroo 'ala hamlihi ghayree wa 'ilmun khayaranee feehi Dia telah memerintahkan agar aku jangan menyebutkan satu pun pengetahuan dari kelompok atau kategori pertama – pengetahuan itu hanya untukku pribadi dan tidak seorang pun bisa mendapatkan pengetahuan dan beban itu; pengetahuan ini hanya antara aku dan Allah SWT.

Wa 'alamanii al-Qur'an. Satu pengetahuan yang telah Dia berikan kepada Sayyidina Muhammad SAW, "Pilihlah pengetahuan yang ingin kau bagikan. Apabila tidak ingin, jangan kau bagikan." Dan dalam pengetahuan tersebut, Dia mengajariku Qur'an dan Jibril selalu datang kepadaku dan mengingatkanku akan pengetahuan tersebut."

Inilah yang telah Allah SWT berikan kepada Rasulullah SAW untuk dibagikan kepada orang-orang yang beliau kehendaki. Dan pengetahuan ketiga yang Dia perintahkan kepadaku untuk disebarkan kepada semua orang. Pengetahuan kedua –yang terakhir- adalah pengetahuan Syariah – apa yang harus kita lakukan dan tata cara kehidupan dan bagaimana mendisiplinkan diri kita dan semuanya ini termasuk dalam kategori ketiga. Inilah kategori ketiga yang telah Rasulullah SAW ajarkan kepada kita dalam hadis dan Rasulullah SAW mengajarinya kepada para Sahabat.

Inna ad-deen 'inda Allah al-Islam.

Pengetahuan itu harus berkelanjutan hingga Hari Kiamat.

"Dan pengetahuan yang telah Allah SWT beritahukan kepadaku, apabila aku berkenan dapat aku berikan dan bila tidak maka tidak aku berikan, huwa 'ilm al-wilaya wa huwa 'ilm al-haqaiq." Pengetahuan kedua itu adalah pengetahuan rahasia-rahasia asy-Syariah. Tidak semua orang dapat mempelajari dan memahaminya. Ini merupakan sebuah pengetahuan yang bergantung pada seberapa tekun kalian meningkatkan ibadah. Itulah yang akan membuat kalian mampu untuk mempelajari haqiqat-haqiqat ini atau tidak.

Haadhihi 'uloom' ulooma haqa'iq ash-shariah wa haqaiqatuha asraruha al-makhzoona wal-maknoona alladhee asarahu an-Nabi ila khawas ashaabi. Pengetahuan tersembunyi tersebut tidak diberika kepada siapa-siapa kecuali beberapa Sahabat terdekat. Hanya sedikit Sahabat yang memperolehnya, tidak semua Ashaab mengetahuinya.

عن أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ: حَفِظْتُ مِن رسول الله -صلَّى اللهُ عليه وسلَّم- وِعَاءيْنِ، فَأَمَّا أَحَدُهُم َا فَبَثَثْتُهُ في النَّاس ، وأَمَّا الآخر فلو بثثته قطع هذا البلعوم

وقال أبو هريرة رضي الله عنه حفظت من رسول الله صلى الله عليه وسلم جرابين من علم أما أحدهما فبثثته في الناس وأما الآخر فلو بثثته لقطع مني هذا البلعوم

Itulah mengapa Abu Hurairah berkata, "Ada 2 jenis pengetahuan yang Rasulullah SAW berikan kepadaku. Satu jenis aku bagikan kepada orang lain dan yang satunya –jika aku bagikan kepada orang lain- mereka akan memotong kepala ini."[1]

Wahai kaum Muslim! Ada pengetahuan-pengetahuan yang telah Allah SWT berikan kepada Rasulullah SAW: yang pertama adalah 'ilm an-nubbuwat, yang kedua adalah pengetahuan yang apabila dia ingin membaginya, maka dia bagi dan bila tidak boleh dibagi, maka tidak dilakukan. Itulah mengapa Abu Hurairah menegaskannya dan kemudian yang ketiga adalah 'ilm asy-Syari'ah al-ghara al-mutahhara, bahwa Allah SWT menginginkan semua orang mengikuti Syariah Islam.

Kini, semua yang kita lihat, pelajari dan pahami datang dari 'ilm asy-Syariah. Amati Abu Hamid al-Ghazali –dia mengungkapkan sejumlah kecil pengetahuan ini dan dia dicap sebagai seorang yang melakukan bid'ah semasa masih hidup. Banyak ulama Islam yang alim dan tulus membuka pengetahuan-pengetahuan ini dan mereka pun di bunuh.

Wahai kaum Muslim, beribadahlah lebih banyak dan berusahalah menjadi orang yang tulus. Mohonlah kepada Allah SWT untuk menjadikan kalian orang yang tulus. Mohonlah kepada Allah SWT untuk memberikan kalian ketulusan yang lebih lagi dan Allah SWT akan mengirimi lebih banyak pengetahuan ke hati kalian yang menjadikan kalian bahagia disini dan di akhirat. Saya tidak akan bicara terlalu panjang, ini saja sudah cukup. Semoga Allah SWT memberkahi kita.

[1] وقال ابن عباس رضي الله عنهما لو ذكرت لكم تفسير قوله تعالى : يتنزل الأمر بينهن } لرجمتموني ولقلتم عني إني كافر



Sumber :
milis muhibbun_naqsybandi@yahoogroups.com
posted by Sri Rahayu Handayani

Shuhba Awal Tahun

Shuhba Awal Tahun
Mawlana Syekh Muhammad Nazim Adil Al-Haqqani QS
Lefke, Siprus: 13 Maret 2002


La ilaha ill-Allah, la ilaha ill-Allah, la ilaha ill-Allah, Muhammad Rasulullah, alayhi salatu-llah, ziyadatan li syarafin-Nabi sallallahu ‘alayhi wa aalihi wasallam. Fatiha.

A’udzu bi-llahi minasy-syaythanir rajim,

Bismillahi-r-Rahmaani-r-Rahiim.

Bismillahi-r-Rahmani-r-Rahim membuka. Yaa Mufattiha-l abwaab iftah lanaa khayra baab. Wahai Allah, cabutlah kekuasaan dari tangan-tangan mereka yang tidak mengenal-Mu. Insya Allah, kalian tidak akan lagi menjumpai mereka tahun depan.

Destur, yaa Sayidi, yaa Sultan-ul Awliya. Halaman baru, muka baru, pandangan baru, berita baru. Saya seperti baru saja berucap puisi. Bahasa Inggris saya seperti bahasa Inggris Shakespeare. Jika dia hadir saat ini, tentu dia akan tertawa terbahak-bahak, karena dia tak pernah berpikir akan hal-hal seperti itu.

Apa yang Ia (Allah SWT) katakan, pasti datang, pasti terjadi, pasti muncul! Saya berharap bahwa persiapan untuk perubahan besar di seluruh planet ini akan dimulai malam ini dan akan terus berlanjut.

Menurut kalendar Islam, malam ini adalah permulaan tahun 1423, baru dimulai, dan tahun ini datang dengan keagungan, dengan kekuatan. Para Awliya’ melihat bahwa bulan ini, Muharam, dan juga tahun baru ini datang dengan heybet, suatu kedahsyatan, yang mendatangkan semacam ketakutan dalam hati- kalian tak dapat melukiskannya dengan kata-kata. Ia bukanlah ketakutan biasa yang hanya ada untuk sementara waktu. Tetapi, kini, seluruh dunia akan segera jatuh ke dalam suatu samudra ketakutan, dimulai dari malam ini, dari saat matahari terbenam.

Terutama para pemimpin dan pemerintah, kepala dan pemimpin dari seluruh negara, akan merasakan ketakutan itu begitu mendalam di hati mereka. Baik orang-orang sipil maupun militer- semua markas besar yang menentang hukum-hukum Tuhan, hukum-hukum langit, akan mulai merasakan ketakutan yang amat dalam. Tetapi mereka tidak dapat mendeskripsikan mengapa ketakutan ini datang. Dan ketakutan itu akan bertambah hari demi hari, pekan demi pekan, bulan demi bulan. Ketakutan ini akan terus tumbuh dan menutupi keseluruhan diri mereka; kemudian apakah mereka akan mengundurkan diri, ataukah mereka mesti berada di rumah sakit jiwa (mental-house), ataukah mereka mesti terbunuh. Entah mereka akan membunuh diri mereka sendiri, oleh diri mereka sendiri, atau mereka akan dibunuh pada akhirnya.

Tahun ini datang dengan tajali (penampakan) yang demikian dahsyat; suatu pemandangan yang amat dahsyat tengah datang saat ini. Awas, Wahai Manusia! Siapa yang berusaha untuk mendaki menuju suatu tingkat kemanusiaan sejati akan didukung dan akan pula diselamatkan; mereka akan berada dalam perlindungan langit. Dan siapa yang tidak mau untuk mendaki menuju level kemanusiaan sejati akan tetap di bawah. Suatu badai akan datang dan mengambil mereka pergi – suatu badai api. Suatu banjir darah tengah datang saat ini.

Karena itu, ini adalah suatu peringatan, saat ini, hari ini; telah datang pada saya agar memperingatkan pada seluruh dunia bahwa setiap orang mesti berpikir akan tujuan akhir mereka. Apakah mereka akan berada pada level manusia atau mereka tetap berada pada level kekerasan bersama mereka orang-orang yang keras. Dan kekerasan akan segera dihabisi saat ini, dimulai dari malam ini.

Allah SWT Yang Mahaagung tidak pernah melihat pada penampilan luar kalian, tetapi Ia melihat pada ‘hati’ kalian, apa yang ada di sana. Jika hati kalian hanya dimiliki oleh-Nya, kalian akan selamat. Jika hati kalian tidak bersama dengan Dia Yang Mahaagung, kalian akan diambil pergi, dihancurkan. Segala sesuatu yang mereka kerjakan hingga hari ini akan dihancurkan. Setiap bangunan yang dibangun atas dasar kejahatan, Batil, akan diambil pula- habis!

Itu adalah ‘Ferman Ilahi’, keputusan Ilahiah- suatu kata yang dahsyat untuk kehendak Sang Sultan. Ketika seorang Raja Agung berbicara, kita tidak mengatakan bahwa ia sedang membuat suatu deklarasi. Ada suatu kata khusus yang dipakai untuk raja-raja dan kaisar-kaisar. Kita tidak mengatakannya sebagai pengumuman dari Langit atau deklarasi dari Langit, tidak, tapi kita mengatakan bahwa apa yang menjadi milik Allah SWT Yang Mahaagung pastilah jauh lebih dahsyat dari itu, ia penuh dengan kehebatan, memberikan ketakutan pada hati setiap orang. Ia bukanlah sekedar suatu deklarasi, deklarasi dari sebarang orang, bukan, tapi ia adalah suatu Dekrit Langit. Dia bukanlah sebarang orang, Sang Sultan atau Sang Raja. Dia memiliki kekuatan, orang-orang yang mendengarnya pastilah merasa takut. Dan itu (dekrit) tengah datang, malam ini, bagi seluruh markas besar dari orang-orang hebat, Awliya’, yang menjaga kekuatan langit melalui tangan-tangan mereka. Sekarang, perintahnya adalah: “Pergilah! Kepada Kufr (ketidakberimanan) dan kebatilan, pergilah untuk menghancurkan kerajaan setan di muka bumi!” Habiskan! Semoga Allah SWT mengampuni saya dan melindungi kita. Orang-orang beriman akan dilindungi.

Karenanya, Allah ‘Azza wa Jalla kini, tengah melihat isi hati setiap orang, siapa yang beserta-Nya, siapa yang bagi-Nya, akan dinaungi, akan diselamatkan; siapa yang tidak beserta Dia Subhanahu wa Ta’ala, atau tidak bagi-Nya ‘Azza wa Jalla, akan ditarik dari peredaran, akan dihancurkan. Suatu kehancuran besar sedang datang saat ini di bumi.

Suatu berita baru- baru saja datang hari ini. Hati saya pun juga menjadi amat marah sejak tadi malam; terlalu banyak kekuatan juga telah datang pada hati saya. Saya bukanlah apa-apa, tapi jika saluran tenaga ketuhanan ini telah dibuka, saya mungkin dapat mencabut semua Kufr. Saya mungkin akan menghancurkannya. Hari ini, saya hanyalah hamba-Nya yang paling lemah, besok- saya tidak tahu. Ya Rabbi, yaa Allah.

Berhati-hatilah dengan nama kalian. Ada dua macam daftar; ada yang tertulis di dalam daftar tersebut sebagai: “Untuk diselamatkan” dan “Untuk dihancurkan”; “Untuk dinaungi” dan “Untuk diambil pergi”. Satu daftar berisi nama-nama orang yang mesti dinaungi dan dilindungi, dan daftar kedua berisi nama-nama orang pada siapa pembalasan langit akan datang. Jagalah diri kalian sendiri, berhati-hatilah agar nama kalian tidak tertulis pada daftar kedua yaitu daftar mereka yang akan dicabut dari peredaran. Tak ada yang dapat menyelamatkan mereka. Dan tidak ada perlindungan saat ini, kecuali perlindungan dari langit.

Bulan ini adalah suatu bulan suci. Selama berabad-abad, sejak permulaan kehidupan manusia di muka bumi, bulan ini telah disucikan. Muharam adalah suatu bulan yang amat suci, bulan yang amat dahsyat. Kekuatan ilahiah dan kekuatan langit dari Allah SWT Yang Mahaagung selalu datang pada bulan ini, ketika Ia bermaksud untuk mengambil pembalasan atas orang-orang yang tidak patuh. Jangan taruh kepala kalian di bawah pisau guillotine. Siapa yang menaruh kepalanya di bawah pisau guillotine itu, akan terpenggal- tidak mungkin tidak. Dan peringatan telah datang: Segera tarik kepala kalian keluar atau pisau guillotine akan datang pada kalian!
Berapa juta orang telah menaruh kepala mereka (di sana)- dalam satu saat saja mereka akan diambil. Pisau itu tidaklah seperti pisau Guillotine Perancis, satu per satu, tidak. Huu…
Berhati-hatilah terhadap guillotine langit! Jangan berkata: “Aku begini, aku begitu, aku tidak takut.” Ha, ha, ha. Kepala-kepala mereka akan ditaruh di sisi badan-badan mereka: “Ini adalah kepala kalian, ini adalah badan kalian”. “Ambillah dan pergilah”.

Waspadalah, wahai manusia! Waspadalah! Perasaan ini kini tengah berdatangan melalui orang-orang dengan hati yang tulus, bahwa mereka mesti meminta suatu naungan dari langit. Dan naungan yang akan dikaruniakan hanyalah naungan dari Sayyidina Muhammad salla-Llahu ‘alayhi wa aalihi wa sallam. Orang-orang harus diberitahu: “Pergilah dan naungi dirimu sendiri di bawah naungan seseorang yang paling terhormat. Jangan (berkeliaran) di luar! Jika kalian tidak berada di dalam ruangan, kalian akan dicabut pergi.”

“La ilaha ill-Allah hasni, wa man dakhala hasni amina min adzaabii”. Tauhid (keesaan) dari Allah SWT, Keesaan Allah SWT, “Laa ilaha ill-Allah”, tidak akan diterima tanpa ucapan: “Muhammad Rasulullah sallallahu ‘alayhi wa sallam”. Itu adalah istana Tuhan di muka bumi, di tempat mana orang yang memasukinya akan beroleh keamanan, adalah istana dari “Laa ilaaha ill-Allah, Muhammad Rasulullah“ sallallahu ‘alayhi wa sallam, dan bendera itu sudah berada di atas menara istana itu sekarang. Ia dapat dilihat dari Timur Jauh hingga Barat Jauh, dari Utara Jauh hingga Selatan Jauh- di mana pun kini, ia dapat dilihat.

Semoga Allah mengampuni saya dan mengizinkan kita untuk memasuki istana Tuhan itu. Ada istana Windsor, tapi ini adalah istana dari Tuhan segenap langit, untuk berucap: “Laa ilaaha ill-Allah, Muhammad Rasulullah sallallahu ‘alayhi wasallam”. Masuklah ke dalamnya, dan kalian akan aman!

Siapa yang berada di luar, Huuu. Habiis.
Allah Allah, Allah Allah, Allah Allah, Aziz Allah,
Allah Allah, Allah Allah, Allah Allah, Karim Allah,
Allah Allah, Allah Allah, Allah Allah, Subhan Allah,
Allah Allah, Allah Allah, Allah Allah, Sultan Allah.

Sultan-ul Mutlak. Kesultanan Absolut, Kesultanan abadi untuk Tuhan kita, Allah ‘Azza wa Jalla!
Terimalah permohonan maaf kami, kami hanyalah hamba-hamba-Mu yang lemah. Kirimkanlah pada kami, ia yang akan mengambil diri kami, tidak untuk ditaruh di bawah pisau guillotine, tetapi yang akan menyelamatkan leher-leher kami dari pisau guillotine. Setan dan pengikut-pengikutnya akan berada di bawah pisau itu, jangan sampai kami bersama mereka. Wahai Tuhan kami, izinkan kami untuk menyertai hamba dan utusan-Mu yang paling terhormat, Sayyidina Muhammad sallallahu ‘alayhi wa aalihi wasallam.

Bi hurmati-l Habib. Fatiha.
Mawlana Syekh Muhammad Nazim Adil Al-Haqqani QS
Lefke, Siprus: 13 Maret 2002

La ilaha ill-Allah, la ilaha ill-Allah, la ilaha ill-Allah, Muhammad Rasulullah, alayhi salatu-llah, ziyadatan li syarafin-Nabi sallallahu ‘alayhi wa aalihi wasallam. Fatiha.

A’udzu bi-llahi minasy-syaythanir rajim,

Bismillahi-r-Rahmaani-r-Rahiim.

Bismillahi-r-Rahmani-r-Rahim membuka. Yaa Mufattiha-l abwaab iftah lanaa khayra baab. Wahai Allah, cabutlah kekuasaan dari tangan-tangan mereka yang tidak mengenal-Mu. Insya Allah, kalian tidak akan lagi menjumpai mereka tahun depan.

Destur, yaa Sayidi, yaa Sultan-ul Awliya. Halaman baru, muka baru, pandangan baru, berita baru. Saya seperti baru saja berucap puisi. Bahasa Inggris saya seperti bahasa Inggris Shakespeare. Jika dia hadir saat ini, tentu dia akan tertawa terbahak-bahak, karena dia tak pernah berpikir akan hal-hal seperti itu.

Apa yang Ia (Allah SWT) katakan, pasti datang, pasti terjadi, pasti muncul! Saya berharap bahwa persiapan untuk perubahan besar di seluruh planet ini akan dimulai malam ini dan akan terus berlanjut.

Menurut kalendar Islam, malam ini adalah permulaan tahun 1423, baru dimulai, dan tahun ini datang dengan keagungan, dengan kekuatan. Para Awliya’ melihat bahwa bulan ini, Muharam, dan juga tahun baru ini datang dengan heybet, suatu kedahsyatan, yang mendatangkan semacam ketakutan dalam hati- kalian tak dapat melukiskannya dengan kata-kata. Ia bukanlah ketakutan biasa yang hanya ada untuk sementara waktu. Tetapi, kini, seluruh dunia akan segera jatuh ke dalam suatu samudra ketakutan, dimulai dari malam ini, dari saat matahari terbenam.

Terutama para pemimpin dan pemerintah, kepala dan pemimpin dari seluruh negara, akan merasakan ketakutan itu begitu mendalam di hati mereka. Baik orang-orang sipil maupun militer- semua markas besar yang menentang hukum-hukum Tuhan, hukum-hukum langit, akan mulai merasakan ketakutan yang amat dalam. Tetapi mereka tidak dapat mendeskripsikan mengapa ketakutan ini datang. Dan ketakutan itu akan bertambah hari demi hari, pekan demi pekan, bulan demi bulan. Ketakutan ini akan terus tumbuh dan menutupi keseluruhan diri mereka; kemudian apakah mereka akan mengundurkan diri, ataukah mereka mesti berada di rumah sakit jiwa (mental-house), ataukah mereka mesti terbunuh. Entah mereka akan membunuh diri mereka sendiri, oleh diri mereka sendiri, atau mereka akan dibunuh pada akhirnya.

Tahun ini datang dengan tajali (penampakan) yang demikian dahsyat; suatu pemandangan yang amat dahsyat tengah datang saat ini. Awas, Wahai Manusia! Siapa yang berusaha untuk mendaki menuju suatu tingkat kemanusiaan sejati akan didukung dan akan pula diselamatkan; mereka akan berada dalam perlindungan langit. Dan siapa yang tidak mau untuk mendaki menuju level kemanusiaan sejati akan tetap di bawah. Suatu badai akan datang dan mengambil mereka pergi – suatu badai api. Suatu banjir darah tengah datang saat ini.

Karena itu, ini adalah suatu peringatan, saat ini, hari ini; telah datang pada saya agar memperingatkan pada seluruh dunia bahwa setiap orang mesti berpikir akan tujuan akhir mereka. Apakah mereka akan berada pada level manusia atau mereka tetap berada pada level kekerasan bersama mereka orang-orang yang keras. Dan kekerasan akan segera dihabisi saat ini, dimulai dari malam ini.

Allah SWT Yang Mahaagung tidak pernah melihat pada penampilan luar kalian, tetapi Ia melihat pada ‘hati’ kalian, apa yang ada di sana. Jika hati kalian hanya dimiliki oleh-Nya, kalian akan selamat. Jika hati kalian tidak bersama dengan Dia Yang Mahaagung, kalian akan diambil pergi, dihancurkan. Segala sesuatu yang mereka kerjakan hingga hari ini akan dihancurkan. Setiap bangunan yang dibangun atas dasar kejahatan, Batil, akan diambil pula- habis!

Itu adalah ‘Ferman Ilahi’, keputusan Ilahiah- suatu kata yang dahsyat untuk kehendak Sang Sultan. Ketika seorang Raja Agung berbicara, kita tidak mengatakan bahwa ia sedang membuat suatu deklarasi. Ada suatu kata khusus yang dipakai untuk raja-raja dan kaisar-kaisar. Kita tidak mengatakannya sebagai pengumuman dari Langit atau deklarasi dari Langit, tidak, tapi kita mengatakan bahwa apa yang menjadi milik Allah SWT Yang Mahaagung pastilah jauh lebih dahsyat dari itu, ia penuh dengan kehebatan, memberikan ketakutan pada hati setiap orang. Ia bukanlah sekedar suatu deklarasi, deklarasi dari sebarang orang, bukan, tapi ia adalah suatu Dekrit Langit. Dia bukanlah sebarang orang, Sang Sultan atau Sang Raja. Dia memiliki kekuatan, orang-orang yang mendengarnya pastilah merasa takut. Dan itu (dekrit) tengah datang, malam ini, bagi seluruh markas besar dari orang-orang hebat, Awliya’, yang menjaga kekuatan langit melalui tangan-tangan mereka. Sekarang, perintahnya adalah: “Pergilah! Kepada Kufr (ketidakberimanan) dan kebatilan, pergilah untuk menghancurkan kerajaan setan di muka bumi!” Habiskan! Semoga Allah SWT mengampuni saya dan melindungi kita. Orang-orang beriman akan dilindungi.

Karenanya, Allah ‘Azza wa Jalla kini, tengah melihat isi hati setiap orang, siapa yang beserta-Nya, siapa yang bagi-Nya, akan dinaungi, akan diselamatkan; siapa yang tidak beserta Dia Subhanahu wa Ta’ala, atau tidak bagi-Nya ‘Azza wa Jalla, akan ditarik dari peredaran, akan dihancurkan. Suatu kehancuran besar sedang datang saat ini di bumi.

Suatu berita baru- baru saja datang hari ini. Hati saya pun juga menjadi amat marah sejak tadi malam; terlalu banyak kekuatan juga telah datang pada hati saya. Saya bukanlah apa-apa, tapi jika saluran tenaga ketuhanan ini telah dibuka, saya mungkin dapat mencabut semua Kufr. Saya mungkin akan menghancurkannya. Hari ini, saya hanyalah hamba-Nya yang paling lemah, besok- saya tidak tahu. Ya Rabbi, yaa Allah.

Berhati-hatilah dengan nama kalian. Ada dua macam daftar; ada yang tertulis di dalam daftar tersebut sebagai: “Untuk diselamatkan” dan “Untuk dihancurkan”; “Untuk dinaungi” dan “Untuk diambil pergi”. Satu daftar berisi nama-nama orang yang mesti dinaungi dan dilindungi, dan daftar kedua berisi nama-nama orang pada siapa pembalasan langit akan datang. Jagalah diri kalian sendiri, berhati-hatilah agar nama kalian tidak tertulis pada daftar kedua yaitu daftar mereka yang akan dicabut dari peredaran. Tak ada yang dapat menyelamatkan mereka. Dan tidak ada perlindungan saat ini, kecuali perlindungan dari langit.

Bulan ini adalah suatu bulan suci. Selama berabad-abad, sejak permulaan kehidupan manusia di muka bumi, bulan ini telah disucikan. Muharam adalah suatu bulan yang amat suci, bulan yang amat dahsyat. Kekuatan ilahiah dan kekuatan langit dari Allah SWT Yang Mahaagung selalu datang pada bulan ini, ketika Ia bermaksud untuk mengambil pembalasan atas orang-orang yang tidak patuh. Jangan taruh kepala kalian di bawah pisau guillotine. Siapa yang menaruh kepalanya di bawah pisau guillotine itu, akan terpenggal- tidak mungkin tidak. Dan peringatan telah datang: Segera tarik kepala kalian keluar atau pisau guillotine akan datang pada kalian!
Berapa juta orang telah menaruh kepala mereka (di sana)- dalam satu saat saja mereka akan diambil. Pisau itu tidaklah seperti pisau Guillotine Perancis, satu per satu, tidak. Huu…
Berhati-hatilah terhadap guillotine langit! Jangan berkata: “Aku begini, aku begitu, aku tidak takut.” Ha, ha, ha. Kepala-kepala mereka akan ditaruh di sisi badan-badan mereka: “Ini adalah kepala kalian, ini adalah badan kalian”. “Ambillah dan pergilah”.

Waspadalah, wahai manusia! Waspadalah! Perasaan ini kini tengah berdatangan melalui orang-orang dengan hati yang tulus, bahwa mereka mesti meminta suatu naungan dari langit. Dan naungan yang akan dikaruniakan hanyalah naungan dari Sayyidina Muhammad salla-Llahu ‘alayhi wa aalihi wa sallam. Orang-orang harus diberitahu: “Pergilah dan naungi dirimu sendiri di bawah naungan seseorang yang paling terhormat. Jangan (berkeliaran) di luar! Jika kalian tidak berada di dalam ruangan, kalian akan dicabut pergi.”

“La ilaha ill-Allah hasni, wa man dakhala hasni amina min adzaabii”. Tauhid (keesaan) dari Allah SWT, Keesaan Allah SWT, “Laa ilaha ill-Allah”, tidak akan diterima tanpa ucapan: “Muhammad Rasulullah sallallahu ‘alayhi wa sallam”. Itu adalah istana Tuhan di muka bumi, di tempat mana orang yang memasukinya akan beroleh keamanan, adalah istana dari “Laa ilaaha ill-Allah, Muhammad Rasulullah“ sallallahu ‘alayhi wa sallam, dan bendera itu sudah berada di atas menara istana itu sekarang. Ia dapat dilihat dari Timur Jauh hingga Barat Jauh, dari Utara Jauh hingga Selatan Jauh- di mana pun kini, ia dapat dilihat.

Semoga Allah mengampuni saya dan mengizinkan kita untuk memasuki istana Tuhan itu. Ada istana Windsor, tapi ini adalah istana dari Tuhan segenap langit, untuk berucap: “Laa ilaaha ill-Allah, Muhammad Rasulullah sallallahu ‘alayhi wasallam”. Masuklah ke dalamnya, dan kalian akan aman!

Siapa yang berada di luar, Huuu. Habiis.
Allah Allah, Allah Allah, Allah Allah, Aziz Allah,
Allah Allah, Allah Allah, Allah Allah, Karim Allah,
Allah Allah, Allah Allah, Allah Allah, Subhan Allah,
Allah Allah, Allah Allah, Allah Allah, Sultan Allah.

Sultan-ul Mutlak. Kesultanan Absolut, Kesultanan abadi untuk Tuhan kita, Allah ‘Azza wa Jalla!
Terimalah permohonan maaf kami, kami hanyalah hamba-hamba-Mu yang lemah. Kirimkanlah pada kami, ia yang akan mengambil diri kami, tidak untuk ditaruh di bawah pisau guillotine, tetapi yang akan menyelamatkan leher-leher kami dari pisau guillotine. Setan dan pengikut-pengikutnya akan berada di bawah pisau itu, jangan sampai kami bersama mereka. Wahai Tuhan kami, izinkan kami untuk menyertai hamba dan utusan-Mu yang paling terhormat, Sayyidina Muhammad sallallahu ‘alayhi wa aalihi wasallam.

Bi hurmati-l Habib. Fatiha.



Sumber :
milis muhibbun_naqsybandi@yahoogroups.com
posted by Kencana Bayu Aji

Sayidina Mahdi as

Sayidina Mahdi as
Shuhbah oleh Maulana Syekh Muhammad Hisham Kabbani q.s.
22 Februari 2006, Oakland, Amerika Serikat


A'uudzubillaahi minasy syaythaanir rajiim, Bismillaahir rahmaanir rahiim
Allaahumma shalli 'alaa Sayyidinaa Muhammadiw wa 'alaa aalihi wa Shahbihi ajma'iin.

Sayyidina al-Mahdi telah disebutkan dalam sebanyak 40–50 hadits Nabi dan kesemuanya keasliannya terbukti bagi Sunni dan Syiah. Saya berbicara untuk sisi Sunni. Dan tidak ada yang dapat berdalih dari hadits-hadits tersebut karena keasliannya dan pada tahun 1980, ketika Mahdi yang salah muncul di Makkah dan mengambil alih al-Haram, orang-orang Hijazi mulai menanyakan tentang al-Mahdi dan bertanya kepada pemerintahan Saudi, “Anda tidak pernah memberitahukan kami tentang Mahdi.”

Bila kalian melihat Shahih Muslim, kalian akan menemukan banyak hadits tentang Mahdi juga dalam buku hadits Ibnu Majah dan Ibnu Dawud tapi tidak dalam hadits Shahih Bukhari. Jadi Muhammad Ali Sabouni menarik semua hadits tentang Mahdi, saya punya bukunya di Michigan. Saya mencantumkan banyak hadits dalam Approach of Armageddon dibagian akhirnya. Nabi berkata, “yakhruju waladin min awlaadi, yamla 'l-ardu qistan wa `adlan kama muliya dhulman wa jura”. Dalam hadits ini Nabi memberikan tanda-tanda tentang kemunculan Sayyidina Al Mahdi sebelum al-Masih Dajjal. Dan beliau memberikan pertanda bahwa sebagian besar tanda-tanda yang Nabi sebutkan telah bermunculan dan kalian dapat melihatnya pula di buku-buku hadits.
Ada pertanda terbesar sekarang, satu tanda yang akan secepatnya saya beritahukan, “sawfa tudiiu naar min ardi Najd yashra'ibu laha `anaaqu 'l-ibli bi-Basra.” And he pointed to the east and said, “hahuna tazhar al-zalaazilu wal fitan”, akan terjadi gempa bumi keempat dan kekacauan. Di timur Madina adalah Negara Iraq dan Najd, Basra. Dan ketika mereka meminta Nabi merahmati Najd, Nabi berkata, “O Allah rahmatilah Syam kami dan Yaman kami.” Mereka menambahkan Najd kami dan beliau berkata, “dari sana akan muncul dua buah tanduk setan dan akan terjadi gempa bumi dan kekacauan.”

Dan salah satu dari pertanda Hari Akhir adalah melihat telapak kaki telanjang bangsa Badui berkuasa dalam pembangunan banguna pencakar langit. Dan dimanakah sekarang bangunan pencakar langit tertinggi? Di Riyadh. Bangunan itu lebih besar dari World Trade Center, lebih besar dari 2 menara di Malaysia. Dan beliau bersabda yatataawaluuna fil bunyaan. Dan itulah mengapa kalian melihat –diantara 2 pangeran ini saling mengklaim bahwa gedung saya lebih tinggi. Semuanya terjadi dan Sayyidina Mahdi akan muncul. Ketika beliau muncul, pertama beliau akan bergerak dari Makkah ke Madinah. Ba'ait pertama dilakukan di Makkah dan dari Madinah beliau akan bertakbir dan setiap manusia akan mendengarnya. Dengan mengucap bismillahi dia bergerak menuju Syam, sebagaimana yang Nabi katakana, kayfa antum idha nazala ibn Maryam wa imaamukum minkum. "Akan menjadi apa kalian ketika 'Isa (as) keturunan ibn Maryam dan imam kalian ada ditengah-tengah kalian?"

Imam yang dimaksud adalah Sayyidina Mahdi, bukan imam yang mengenakan celana jeans dan ada disetiap masjid. Beliau dari garis 12 imam dan beliau akan muncul minaratun bayda di masjid al-Umawi. Beliau akan bertakbir disana dan dengan takbir itu akan menghentikan perang besar yang melanda seluruh dunia. Hal ini berdasarkan hadits sawfa taqtilu fi'ataan adheemataaan . Dua kubu besar akan berperang dalam sebuah perang yang amat besar.

Jika kalian membaca buku karangan Samuel Huntington bahwa pertentangan dalam peradaban merupakan sebuah ide pertentangan dan kita tidak tahu bagaimana mengakhirinya. Beliau akan muncul ditengah-tengah api dan mendorong rahasia itu keluar dan menghentikan semua dengan ucapan: Allahu Akbar, Allahu Akbar Allahu Akbar. Kemudian takbir kedua dengan Allahu Akbar, Allahu Akbar Allahu Akbar, Maka setiap orang beriman akan menemukan diri mereka di Damaskus bersama Mahdi.

Lalu takbir ketiga Allahu Akbar, Allahu Akbar Allahu Akbar , beliau akan mengumumkan bahwa kita harus pergi untuk melaksanakan amanaat Nabi (saw) di Istanbul dan mengambilnya (amanat berupa barang). Kemudian beliau akan mengumumkan bahwa Dajjal telah muncul dalam suatu daerah di gunung yang besar dekat Syam dan dikenal dengan Douma dan itulah hadd bahwa Dajjal tidak dapat melintasinya karena Sayyidina Jibril akan melebarkan sayapnya sehingga Dajjal tidak dapat melintasi perbatasan itu.

Ibu Maimoona Ahmed: Sewaktu saya di India, saya bermimpi bahwa anda akan memberikan pengumuman yang sangat penting dan seperti melihat ke layar televisi dimana ada pembawa acara yang memberitakan hal-hal yang terjadi.

Mawlana Syaikh Hisham: itulah jika Mawlana Shaykh mengabarkan sesuatu dan pada saat yang sama pengumuman akan datang dan akan diinformasikan kepada kalian. Tapi saya ingin menegaskan bahwa kita tidak perlu membawa senjata, jangan membawa pisau, Sayyidina Mahdi datang tanpa membawa apapun, beliau tidak membawa senjata, hanya bersenjatakan Allahu Akbar, dan memotong semua. Jadi, pastikan bahwa kalian tidak perlu membawa pisau. Tidak pernah saya membawa sebuah pisau, memang ada Sunnah untuk membawa sebuah pisau, tapi pastikan juga bahwa ego kalian tidak terbawa. Mawlana Shaykh Nazim membawa sebuah pisau tapi kini dia tidak membawanya lagi. Tapi pisau beliau bukan pisau besar tapi pisau yang kecil.

Wa min Allah at Tawfiq



Sumber :
milis muhibbun_naqsybandi@yahoogroups.com
posted by Arief Hamdani

Arsip Blog